LeoVegas Didenda 750 Ribu Euro Oleh Otoritas Judi Belanda

LeoVegas dan anak perusahaannya Royal Panda telah menerima denda dengan total 750 ribu euro dari otoritas judi Belanda, KSA karena menawarkan judi online ilegal di Belanda.

Sebagai akibat dari pelanggaran ini, KSA mengeluarkan denda 350 ribu euro untuk LeoVegas dan 400 ribu euro untuk Royal Panda.

Investigasi KSA menemukan bahwa situs dari kedua perusahaan tersebut dapat diakses oleh alamat IP Belanda sementara itu kedua perusahaan tersebut juga menyediakan permainan dengan pembayaran menggunakan iDEAL milik Belanda.

LeoVegas Didenda 750 Ribu Euro Oleh Otoritas Judi Belanda

Judi online saat ini dilarang di Belanda walaupun aplikasi untuk izin akan mulai dibuka pada tahun 2020 setelah Senat Belanda memilih untuk menyetujui Undang-Undang Remote Gaming pada awal tahun ini. Pasar online diharapkan sudah mulai berjalan pada tahun 2021.

Ketika meloloskan undang-undang tersebut Ketua KSA, Rene Jansen mengatakan bahwa judi online di Belanda masih tetap ilegal.

"Dibawah peraturan yang masih belaku saat ini untuk para operator yang dimana tidak mungkin dapat mendapatkan izin menawarkan judi online. Konsumen tidak akan mendapatkan jaminan untuk sebuah permainan yang aman pada lingkungan yang jujur jika bermain pada penyedia yang ilegal," kata Jansen.

Operator lain juga telah menerima denda yang sama baru-baru ini setelah melakukan aktivitas yang tidak berizin di Belanda yaitu 1xBet yang menerima denda 400 ribu euro pada bulan Februari.

"Kami mempertimbangkan untuk memasukkan banding ketika menunggu perubahan peraturan untuk masuk ke Belanda supaya izin judi online dapat diproses," kata juru bicara dari LeoVegas.

"Terdapat konsultasi yang tengah dilakukan pada peraturan kedua dan KSA berniat untuk mempublikasikan detail yang lebih lanjut terkait dengan proses permintaan izin."

 

S-S Game © 2012 | Designed by Tagamet for warts

Thanks to: No Deposit Casino Bonus, Spielautomaten and Bajar de peso